Informasi

Belajar Pemasaran Di Dunia Marketing

Belajar Pemasaran Di Dunia Marketing – Banyak penyebab pengusaha yang berakhiran gulung tikar yang disebabkan oleh tidak mempunyai modal usaha untuk melanjutkan usahanya. Penyebabnya adalah dari managment yang kurang dengan penghitungan dari usaha tersebut. contohnya adalah pengeluaran dari usaha lebih besar di bandingkan dengan pemasukan dari hasil penjualan.

Maksud dari kata-kata tersebut adalah jika kamu ingin memasarkan suatu produk, jangan hanya banyak bercerita mengenai fitur-fitur yang dimiliki produk tersebut

Seharusnya kemampuan pemasaran harus dimiliki oleh orang-orang dalam bidang marketing. Untuk meningkatkan penghasilan dari yang telah di jalani.

Jadikan diri anda sebagai pembawa pesan bukan sebuah pesan

Maksud dari kata-kata tersebut adalah jika kamu ingin memasarkan suatu produk, jangan hanya banyak bercerita mengenai fitur-fitur yang dimiliki produk tersebut. Akan lebih baik kamu memberikan fitur dari produk tersebut kepada pelanggan. Biasanya seseorang akan lebih memilih untuk manfaat dari produk tersebut, apakah berguna untuk dirinya atau lingkungannya. Sebelum kita belajar tentang dunia pemasaran di marketing alangkah baiknya kita membaca Strategi Seorang Marketing Dari Media Sosial yang sebelumnya sudah pernah saya share ke publik agar kita dapat memahami tentang dunia marketing.

Saya akan membagikan tips untuk pemasaran di dunia marketing

Yakin dan Percaya (Trust and Believe)

Yakin dab Percayalah pada kemampuan menjual yang anda miliki. Yakinlah anda memiliki penawaran yang baik. Pelajari pula hal-hal yang berkaitan dengan bidang produk yang anda pasarkan. Semakin anda paham mengenai produk yang akan anda jual, anda juga akan semakin yakin dan mantap dalam melakukan penawaran. Dan kabar baiknya, keyakinan ini bersifat menular. Jika anda benar-benar yakin akan produk yang anda tawarkan, biasanya orang akan terpengaruh dan menjadi ikut yakin.

Menemukan dan Mencari (Finding and Looking)

Menemukan banyak orang untuk memasarkan produk yang akan dijual. Serta Mencari  banyak orang untuk berbagi informasi dari produk. Kenali juga siapa orang yang akan kamu tawarkan produk. kamu dapat melakukan penjualan dengan lebih efektif jika anda mengenal siapa prospek anda. Temukan masalah mereka, dan jadikan produk anda menjadi solusi dari masalah tersebut. Misal yang menjadi prospek adalah teman anda. Anda mengerti masalah yang dihadapinya, begitu pula dengan kondisi keuangannya. Hal ini akan mempermudah anda dalam menentukan produk mana yang akan anda tawarkan padanya.

Mengenali Prospek yang kamu miliki (Prospects)
Kenali siapa orang yang akan anda tawari produk anda. Anda dapat melakukan penjualan dengan lebih efektif jika anda mengenal siapa prospek anda. Temukan masalah mereka, dan jadikan produk anda menjadi solusi dari masalah tersebut. Misal yang menjadi prospek adalah teman anda. Anda mengerti masalah yang dihadapinya, begitu pula dengan kondisi keuangannya. Hal ini akan mempermudah anda dalam menentukan produk mana yang akan anda tawarkan padanya.
Jadikan SAHABAT. (Best Friend)
Saat anda menawarkan suatu produk, jangan pernah menganggap diri anda sebagai seorang sales. Berusahalah memposisikan diri anda sebagai seorang sahabat dari prospek anda. Dengan begitu anda dapat menjadi lebih akrab dengan prospek anda. Anda dapat lebih baik lagi dalam memahami persoalan yang dihadapi prospek anda. Dan anda dapat benar-benar memberikan bantuan kepada prospek anda melalui produk-produk yang anda miliki.
Mengantisipaso PENOLAKAN. (Denial)
Penolakan ketika kita sedang melakukan panawaran merupakan hal yang biasa. Seorang marketing yang sukses tentu juga pernah mengalami ratusan bahkan ribuan kali penolakan. Pelajari sebab-sebab anda ditolak, dan siapkan jawaban atas penolakan yang terjadi. Bukan berarti anda harus mendesak prospek anda, namun jawaban yang anda berikan lebih mengarah kepada solusi dari sebab-sebab yang membuat terjadinya penolakan tersebut.
Tetap TERSENYUM. (Smile)
Apapun yang terjadi, baik ketika anda ditolak, maupun ketika anda berhasil melakukan penjualan, tetaplah tersenyum. Tersenyumlah dengan natural dan jangan dibuat-buat. Walaupun mungkin hati anda kecewa karena gagal menjual, tapi anda harus tetap menjaga hubungan baik dengan prospek anda tersebut. Karena bukan tidak mungkin suatu saat mereka yang menolak anda malah menjadi pelanggan setia anda. So keep smiling always!
Setelah kita memahami Tips pemasaran, mari kita lakukan Belajar Pemasaran Di Dunia Marketing
Keterampilan marketing dan menjual tentulah menjadi modal penting bagi pelaku usaha penjualan baik jasa maupun produk. Pada saat anda akan memasarkan produk, sebaiknya posisikan diri anda sebagai pembawa pesan, bukannya menjadi pesan itu sendiri. Maksudnya adalah ketika anda sedang memasarkan suatu produk, jangan hanya melulu bercerita mengenai fitur-fitur yang dimiliki produk tersebut. Alahngkah baiknya jika memberikan suguhan manfaat yang terkandung di produk yang dipasarkan. Cara itu sangat jitu dalam keberhasilan menjual. “We are messenger, not a message” – Mr. Fernando Nani Rancel
Kurang percaya diri, minder, merasa malu untuk menjajakan produk jualannya kerap menjadi faktor penghambat kinerja para pelaku usaha terutama pemasaran produk. Salah satu penyebabnya yaitu karena mereka harus bertatap muka dan harus pandai berkata-kata secara langsung dengan calon pembeli. Namun itu semua bisa diatasi seiring berkembangnya teknologi sekarang ada yang namanya bisnis online yaitu suatu bisnis yang dijalankan dengan memanfaatkan koneksi internet. Melalui internet, anda dapat mulai bisnis internet tanpa harus bertatap muka langsung dengan para prospek maupun calon pembeli. Bahkan dengan adanya internet ini jangkauan calon pembelipun boleh dikatakan tidak terbatas dan sangat luas cakupannya, hingga keseluruh dunia.
Strategi Jitu Pemasaran atau Menjual Produk
Dibawah ini beberapa tips dan trik menjual produk secara efektif yang diambil dari berbagai sumber setelah dilakukan beberapa tambahan berdasarkan pengalaman penulis dan beberapa masukan pelaku usaha pemasaran. Yuk kita bahas satu per satu poin-poinnya;
Strategi Pertama: YAKIN SAYA BISA
Yakinlah anda mampu menjual. Yakinlah anda memiliki penawaran yang baik. Pelajari pula hal-hal yang berkaitan dengan bidang produk yang anda pasarkan. Semakin anda paham mengenai produk yang akan anda jual, anda juga akan semakin yakin dan mantap dalam melakukan penawaran. Dan kabar baiknya, keyakinan ini bersifat Keterampilan marketing dan menjual tentulah menjadi modal penting bagi pelaku usaha penjualan baik jasa maupun produk. Pada saat anda akan memasarkan produk, sebaiknya posisikan diri anda sebagai pembawa pesan, bukannya menjadi pesan itu sendiri. Maksudnya adalah ketika anda sedang memasarkan suatu produk, jangan hanya melulu bercerita mengenai fitur-fitur yang dimiliki produk tersebut. Alahngkah baiknya jika memberikan suguhan manfaat yang terkandung di produk yang dipasarkan. Cara itu sangat jitu dalam keberhasilan menjual. “We are messenger, not a message” – Mr. Fernando Nani Rancel
Baca juga: Analisa Trend Bisnis Bulan Ramadhan di Indonesia 
Kurang percaya diri, minder, merasa malu untuk menjajakan produk jualannya kerap menjadi faktor penghambat kinerja para pelaku usaha terutama pemasaran produk. Salah satu penyebabnya yaitu karena mereka harus bertatap muka dan harus pandai berkata-kata secara langsung dengan calon pembeli. Namun itu semua bisa diatasi seiring berkembangnya teknologi sekarang ada yang namanya bisnis online yaitu suatu bisnis yang dijalankan dengan memanfaatkan koneksi internet. Melalui internet, anda dapat mulai bisnis internet tanpa harus bertatap muka langsung dengan para prospek maupun calon pembeli. Bahkan dengan adanya internet ini jangkauan calon pembelipun boleh dikatakan tidak terbatas dan sangat luas cakupannya, hingga keseluruh dunia.
Strategi Jitu Pemasaran atau Menjual Produk
Dibawah ini beberapa tips dan trik menjual produk secara efektif yang diambil dari berbagai sumber setelah dilakukan beberapa tambahan berdasarkan pengalaman penulis dan beberapa masukan pelaku usaha pemasaran. Yuk kita bahas satu per satu poin-poinnya;
Strategi Pertama: YAKIN SAYA BISA
Yakinlah anda mampu menjual. Yakinlah anda memiliki penawaran yang baik. Pelajari pula hal-hal yang berkaitan dengan bidang produk yang anda pasarkan. Semakin anda paham mengenai produk yang akan anda jual, anda juga akan semakin yakin dan mantap dalam melakukan penawaran. Dan kabar baiknya, keyakinan ini bersifat Keterampilan marketing dan menjual tentulah menjadi modal penting bagi pelaku usaha penjualan baik jasa maupun produk. Pada saat anda akan memasarkan produk, sebaiknya posisikan diri anda sebagai pembawa pesan, bukannya menjadi pesan itu sendiri. Maksudnya adalah ketika anda sedang memasarkan suatu produk, jangan hanya melulu bercerita mengenai fitur-fitur yang dimiliki produk tersebut. Alahngkah baiknya jika memberikan suguhan manfaat yang terkandung di produk yang dipasarkan. Cara itu sangat jitu dalam keberhasilan menjual. “We are messenger, not a message” – Mr. Fernando Nani Rancel
Baca juga: Analisa Trend Bisnis Bulan Ramadhan di Indonesia 
Kurang percaya diri, minder, merasa malu untuk menjajakan produk jualannya kerap menjadi faktor penghambat kinerja para pelaku usaha terutama pemasaran produk. Salah satu penyebabnya yaitu karena mereka harus bertatap muka dan harus pandai berkata-kata secara langsung dengan calon pembeli. Namun itu semua bisa diatasi seiring berkembangnya teknologi sekarang ada yang namanya bisnis online yaitu suatu bisnis yang dijalankan dengan memanfaatkan koneksi internet. Melalui internet, anda dapat mulai bisnis internet tanpa harus bertatap muka langsung dengan para prospek maupun calon pembeli. Bahkan dengan adanya internet ini jangkauan calon pembelipun boleh dikatakan tidak terbatas dan sangat luas cakupannya, hingga keseluruh dunia.
Strategi Jitu Pemasaran atau Menjual Produk
Dibawah ini beberapa tips dan trik menjual produk secara efektif yang diambil dari berbagai sumber setelah dilakukan beberapa tambahan berdasarkan pengalaman penulis dan beberapa masukan pelaku usaha pemasaran. Yuk kita bahas satu per satu poin-poinnya;
Strategi Pertama: YAKIN SAYA BISA
Yakinlah anda mampu menjual. Yakinlah anda memiliki penawaran yang baik. Pelajari pula hal-hal yang berkaitan dengan bidang produk yang anda pasarkan. Semakin anda paham mengenai produk yang akan anda jual, anda juga akan semakin yakin dan mantap dalam melakukan penawaran. Dan kabar baiknya, keyakinan ini bersifat Keterampilan marketing dan menjual tentulah menjadi modal penting bagi pelaku usaha penjualan baik jasa maupun produk. Pada saat anda akan memasarkan produk, sebaiknya posisikan diri anda sebagai pembawa pesan, bukannya menjadi pesan itu sendiri. Maksudnya adalah ketika anda sedang memasarkan suatu produk, jangan hanya melulu bercerita mengenai fitur-fitur yang dimiliki produk tersebut. Alahngkah baiknya jika memberikan suguhan manfaat yang terkandung di produk yang dipasarkan. Cara itu sangat jitu dalam keberhasilan menjual. “We are messenger, not a message” – Mr. Fernando Nani Rancel
Baca juga: Analisa Trend Bisnis Bulan Ramadhan di Indonesia 
Kurang percaya diri, minder, merasa malu untuk menjajakan produk jualannya kerap menjadi faktor penghambat kinerja para pelaku usaha terutama pemasaran produk. Salah satu penyebabnya yaitu karena mereka harus bertatap muka dan harus pandai berkata-kata secara langsung dengan calon pembeli. Namun itu semua bisa diatasi seiring berkembangnya teknologi sekarang ada yang namanya bisnis online yaitu suatu bisnis yang dijalankan dengan memanfaatkan koneksi internet. Melalui internet, anda dapat mulai bisnis internet tanpa harus bertatap muka langsung dengan para prospek maupun calon pembeli. Bahkan dengan adanya internet ini jangkauan calon pembelipun boleh dikatakan tidak terbatas dan sangat luas cakupannya, hingga keseluruh dunia.
Dibawah ini beberapa tips dan trik menjual produk secara efektif yang diambil dari berbagai sumber setelah dilakukan beberapa tambahan berdasarkan pengalaman penulis dan beberapa masukan pelaku usaha pemasaran. Yuk kita bahas satu per satu poin-poinnya;
Strategi Pertama: YAKIN SAYA BISA
Yakinlah anda mampu menjual. Yakinlah anda memiliki penawaran yang baik. Pelajari pula hal-hal yang berkaitan dengan bidang produk yang anda pasarkan. Semakin anda paham mengenai produk yang akan anda jual, anda juga akan semakin yakin dan mantap dalam melakukan penawaran. Dan kabar baiknya, keyakinan ini bersifat menular. Jika anda benar-benar yakin akan produk yang anda tawarkan, biasanya orang akan terpengaruh dan menjadi ikut yakin.
Strategi Kedua: BERTEMU LEBIH BANYAK CALON PEMBELI
Semakin banyak anda menawarkan produk maka semakin besar pula peluang terjadinya penjualan. Nah oleh karena itu, anda harus dapat bertemu dengan lebih banyak lagi orang. Rajinlah untuk mencari prospek. Ada banyak cara yang dapat dilakukan, misalnya dengan mengikuti suatu komunitas yang berhubungan dengan produk anda, atau dapat pula mengikuti suatu milis (mailing list) dengan topik yang berhubungan dengan produk anda.
Strategi Ketiga: KENALI SIAPA PROSPEK ANDA
Setelah bertemu banyak calon pembeli lalu kenali siapa orang yang akan anda tawari produk anda. Anda dapat melakukan penjualan dengan lebih efektif jika anda mengenal siapa prospek anda. Temukan masalah mereka, dan jadikan produk anda menjadi solusi dari masalah tersebut. Misal yang menjadi prospek adalah teman anda. Anda mengerti masalah yang dihadapinya, begitu pula dengan kondisi keuangannya. Hal ini akan mempermudah anda dalam menentukan produk mana yang akan anda tawarkan padanya.
Strategi Keempat: MENJADI MITRA YANG BAIK 
Saat anda menawarkan suatu produk, jangan pernah menganggap diri anda sebagai seorang sales. Berusahalah memposisikan diri anda sebagai seorang sahabat atau mitra dari prospek anda. Dengan begitu anda dapat menjadi lebih akrab dengan prospek anda. Anda dapat lebih baik lagi dalam memahami persoalan yang dihadapi prospek anda. Dan anda dapat benar-benar memberikan bantuan kepada prospek anda melalui produk-produk yang anda miliki.
Strategi Kelima: HINDARI PENOLAKAN 
DItolak saat berjualan suatu hal yang lumrah terjadi dalam bidang usaha apapun. Seorang marketing yang sukses tentu juga pernah mengalami ratusan bahkan ribuan kali penolakan. Pelajari sebab-sebab anda ditolak, dan siapkan jawaban atas penolakan yang terjadi. Bukan berarti anda harus mendesak prospek anda, namun jawaban yang anda berikan lebih mengarah kepada solusi dari sebab-sebab yang membuat terjadinya penolakan tersebut.
Strategi Keenam: SENYUM ADALAH PEMIKAT 
Walaupun anda ditolak saat menjual, jangan sampai anda terpengaruh untuk tidak tersenyum. Begitupun ketika anda berhasil melakukan penjualan, tetaplah tersenyum. Tersenyumlah dengan natural dan jangan dibuat-buat. Walaupun mungkin hati anda kecewa karena gagal menjual, tapi anda harus tetap menjaga hubungan baik dengan prospek anda tersebut. Karena bukan tidak mungkin suatu saat mereka yang menolak anda malah menjadi pelanggan setia anda. So keep smiling always!
Strategi Ketujuh: BERTINDAKLAH SEKARANG JUGA! 
Seperti saat anda ingin pandai mengendarai sepeda. Anda harus mengambil sepeda anda, menaikinya, dan mulai mengayuhnya. Mengontrol sendiri bagaimana mengatur keseimbangan. Bangun kembali ketika anda jatuh dari sepeda. Begitu pula jika anda ingin pandai berjualan. Anda harus mau mencoba untuk memulainya dan melakukannya. Baik bisnis online maupun offline, yang perlu anda lakukan hanyalah mencari produk dan menawarkannya ke orang-orang. Jika masih belum terjadi penjualan, tetaplah berusaha. Terus lakukan sampai terjadi penjualan, tapi tentunya sambil terus memperbaiki dan meningkatkan cara-cara menjual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *